BOGOR – Babinsa Desa Cicadas Koramil 0621-05/Gunung Putri, Sertu Agus Erwanto, mendampingi kegiatan Posyandu Harapan Kita bersama Ketua PKK Posyandu Harapan Kita, Atik Sumiyati, Jumat, 7 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Gas Alam RT 01/RW 09, Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, tersebut meliputi penimbangan balita, pemberian vitamin, dan imunisasi.
Pendampingan dilakukan untuk mendukung program kesehatan masyarakat, meningkatkan pemantauan tumbuh kembang anak, mencegah penyakit melalui imunisasi, serta menurunkan jumlah anak yang belum menerima dosis imunisasi rutin atau zero dose.
Sertu Agus Erwanto mengatakan kehadiran Babinsa tidak hanya berkaitan dengan keamanan wilayah, tetapi juga mendukung program yang berdampak langsung terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga.
“Pendampingan Posyandu merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat. Kami mengajak seluruh orang tua rutin membawa anak ke Posyandu agar memperoleh penimbangan, vitamin, dan imunisasi lengkap, ” ujar Sertu Agus Erwanto.
Ia menekankan pentingnya sinergi TNI, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat. “Dengan kebersamaan seluruh elemen, kita dapat menurunkan angka zero dose, mencegah penyakit berbahaya, dan mempersiapkan generasi sehat, cerdas, serta tangguh menuju Indonesia Emas 2045, ” katanya.
Kegiatan berlangsung aman dan tertib serta mendapat sambutan positif dari para orang tua balita. Pelayanan tersebut diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya imunisasi dan pemantauan kesehatan anak sejak dini.
Pendampingan ini sejalan dengan arahan Danramil 0621-05/Gunung Putri Kapten Inf Taufik Rahman, Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Inf Rizal Dwijayanto, S.E., M.I.P., Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Thomas Rajunio, serta Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., agar Babinsa aktif mendukung program kesehatan masyarakat.
Melalui pelayanan Posyandu yang dilaksanakan secara berkelanjutan, kondisi kesehatan dan tumbuh kembang balita di Desa Cicadas diharapkan dapat dipantau dengan baik sekaligus memperkuat kolaborasi antara aparat kewilayahan, kader kesehatan, dan masyarakat. (PERS)

Agus Erwanto